Saturday, February 18, 2017

SATUAN ACARA PENYULUHAN PENTINGNYA ASI EKSLUSIF


SATUAN ACARA PENYULUHAN
PENTINGNYA ASI EKSLUSIF

A.    Latar Belakang
ASI mengandung berbagai macam zat antibodi yang berasal dari ibu, memberi perlindungan terhadap berbagai sumber penularan penyakit bagi bayi. Bayi yang minum ASI dibanding dengan bayi yang minum susu bubuk buatan, lebih jarang terjangkit bermacam penyakit akut maupun kronis. ASI juga bisa mengikuti pertumbuhan bayi dengan otomatis merubah komposisinya, untuk menyesuaikan kebutuhan setiap tahap masa pertumbuhan bayi. ASI tidak mengandung jenis protein dari benda lainnya, bisa mengurangi kemungkinan yang mengakibatkan bayi terkena alergi. ASI mengandung komposisi gizi yang sangat dibutuhkan oleh pertumbuhan otak bayi, uji klinis telah membuktikan bahwa bayi yang dibesarkan dengan ASI, IQ-nya (Intellegencia Quotient) lebih tinggi.
Oleh karena itu, perlu dilakukan penyuluhan kepada pasien, keluarga dan masyarakat, terutama ibu yang mempunyai balita tentang pengertian ASI, manfaat ASI, prinsip pemberian ASI, dan komposisi ASI. Adapun yang digunakan sebagai acuan dalam memberikan penyuluhan adalah standart operasional prosedur (SOP) penyuluhan kesehatan di RSUD Achmad Moechtar Bukittinggi, sehingga kami susun satuan acara penyuluhan sebagai berikut.

B.     Tujuan
a.    Tujuan Umum
Setelah mengikuti penyuluhan ini, diharapkan ibu-ibu mengetahui dan memahami mengenai Pentingnya ASI Eksklusif bagi bayi

b.   Tujuan Khusus
Setelah mengikuti penyuluhan :
                              1.  Ibu dapat menjelaskan pengertian ASI Eksklusif
                              2.  Ibu dapat menjelaskan apa komposisi dari ASI Eksklusif
                              3.  Ibu dapat menjelaskan apa keunggulan ASI Eksklusif
                              4.  Ibu dapat menjelaskan bagaimana manfaat pemberian ASI Eksklusif
                              5.  Ibu dapat menjelaskan hal–hal apa saja yang dapat mempengaruhi produksi ASI
                              6.  Ibu dapat menjelaskan bagaimana cara mengetahui kalau anak sudah cukup memperoleh ASI

C.    Pelaksanaan Kegiatan
a.      Pokok Bahasan
Pentingnya ASI Ekslusif bagi bayi

b.      Sasaran Dan Target
Pasien, keluarga dan masyarakat, terutama ibu yang mempunyai balita

c.       Metode
Ceramah / Diskusi

d.      Media Dan Alat
Leaflet

e.       Waktu Dan Tempat
Tanggal 19 Desember 2015 Jam 10.00 WIB di Ruangan Rawat Gabung Obstetri Zal Kebidanan RSUD Achmad Moechtar Bukittinggi.

f.       Pengorganisasian Dan Fungsinya / Uraian Tugas
                                   1.       Moderator : Rovvanol Valivi
Membuka acara penyuluhan, memperkenalkan diri dan tim kepada peserta, mengatur proses dan lama penyuluhan dan menutup acara penyuluhan.

                                   2.       Penyaji : Fuadil Ulum
Menjelaskan materi penyuluhan dengan jelas dan mudah dipahami.

                                   3.       Fasilitator : Bayu Febrian
Mengevaluasi peserta tentang kejelasan materi penyuluhan.

                                   4.       Observer : Wilda Ziqrah
Mengevaluasi hasil penyuluhan dengan rencana penyuluhan

                                   5.       Notulen : Wilda Ziqrah
Mencatat pertanyaan yang diajukan peserta.

                                   6.       Peserta
Pasien, keluarga dan masyarakat, terutama ibu yang mempunyai balita




g.      Setting Tempat
 

















            Ket :
                                           = Moderator                           = Pembimbing Akademik/ CI



                                           = Penyaji                                 = Sasaran Penyuluhan



                                           = Fasilitator                              = Toilet
                                                                                          
                                           = Notulen                                = Pintu Masuk
                                                                                           
                                           = Observer
                                                                                            














h.      Rencana Kegiatan Penyuluhan
Proses
Tindakan
Waktu
Kegiatan Pemateri
Kegiatan Peserta
Pendahuluan
1.      Memberikan salam, memperkenalkan diri, memperkenalkan anggota kelompok, memperkenalkan pembimbing dan CI Ruangan, dan membuka penyuluhan.
2.      Menjelaskan gambaran umum tentang materi yang akan diajarkan beserta manfaatnya.
Memperhatikan dan menjawab salam




Memperhatikan



5 menit
Penyajian
1.    Menjelaskan Pengertian ASI Eklusif
Ø  Menanyakan kepada peserta apabila ada yang kurang jelas
Ø  Menerima dan menjawab pertanyaan yang diajukan peserta
  2. Menjelaskan komposisi ASI,  -keunggulan ASI, Manfaat -ASI
Ø  Menanyakan kepada peserta apabila ada yang kurang jelas
Ø  Menerima dan menjawab pertanyaan yang diajukan peserta
3.      Menjelaskan Hal yg -mempengaruhi produksi ASI, cara mengetahui apabila bayi cukup memperoleh ASI, serta hal yang harus dilakukan bila ibu bayi bekerja atau pergi
Ø  Menanyakan kepada peserta apabila ada yang kurang jelas
Ø  Menerima dan menjawab pertanyaan yang diajukan peserta
Memperhatikan

Memberikan pertanyaan


Memperhatikan


Memperhatikan


Memberikan pertanyaan


Memperhatikan


Memperhatikan






Memberikan pertanyaan


Memperhatikan

25 menit
Penutup
1.      Menutup pertemuan dengan membacakan kesimpulan materi yang telah dibahas.
2.      memberi salam penutup.
Memperhatikan


Memperhatikan dan menjawab salam.
10 menit


D.    Krikteria Evaluasi
1.    Evaluasi Struktur
a)         Peserta hadir ditempat penyuluhan
b)        Penyelenggaraan penyuluhan dilaksanakan  di ruangan Rawat Gabung Obstetri Zal Kebidanan RSUD Achmad Moechtar Bukittingi pada tanggal 19 Desember 2015, jam 10.00 WIB
c)         Pengorganisasian penyelenggaraan penyuluhan dilakukan sebelumnya

2.    Evaluasi Proses
a)         Peserta antusias terhadap materi penyuluhan
b)        Tidak ada peserta yang meninggalkan tempat penyuluhan
c)         Peserta mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan secara benar

3.    Evaluasi Hasil
a)         Ibu Mengerti dan paham tentang pentingnya ASI Eksklusif
b)        Jumlah hadir dalam penyuluhan minimal 4 orang ibu.

E.     Materi Penyuluhan Pentingnya Asi Ekslusif Pada Bayi
1.    Pengertian ASI Ekslusif
ASI Eksklusif adalah pemberian ASI pada bayi berupa ASI saja, tanpa diberikan cairan lain baik dalam bentuk apapun kecuali sirup obat. ASI eksklusif diberikan minimal dalam jangka waktu 6 bulan (Depkes, 1997).
ASI saja dapat mencukupi kebutuhan bayi pada 6 bulan pertama kehidupannya. Makanan dan minuman lain justru dpat membahayakan kesehatannya (Roesli, 2001).
Menurut WHO ( World Health Organization ) ASI ekslusif adalah hanya memberikan ASI kepada bayi, tidak memberikan tambahan dalam bentuk apapun dari usia 0 – 6 bulan (Ria Riksanai, 2012 hal 48).
Dari pendapat beberapa ahli di atas dapat disimpulkan ASI Ekslusif adalah ASI yang diberikan kepada bayi selama 6 bulan kehidupannya tanpa ada tambahan dalam bentuk apa pun.

2.    Komposisi ASI
ASI memiliki kandungan yang dibutuhkan oleh bayi seperti :
a.    Protein
Mengandung asam amino esensial, taurin yang tinggi untuk pertumbuhan mata.
b.    Karbohidrat
c.    Lemak
Lemak ASI merupakan :
1)   Sumber kalori
2)   Sumber vitamin yang larut
3)   Sumber asam lemak yang esensial
d.   Mineral
ASI mengandung mineral yang lengkap sampai umur 6 bulan.
e.    Air
88% dari ASI terdiri dari air yang berfungsi untuk meredakan rasa haus untuk melarutkan zat-zat yang ada didalamnya.
f.     Vitamin
Vitamin dalam ASI lengkap diantaranya vitamin A, D, C.
g.    Kalori
90% dari karbohidrat dan lemak. 10% dari protein.

3.    Keunggulan ASI
a.    Mengandung semua zat gizi berkualitas tinggi yang berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan bayi
b.    ASI mengandung zat penolak (antibody) yang dapat melindung bayi dari berbagai penyakit infeksi
c.    Aman dan dapat diberikan langsung
d.   Tidak menimbulkan alergi bagi bayi
e.    Sebagai perantara hubungan kasih sayang antara ibu dan bayi
f.     Membantu pertumbuhan gizi lebih baik
g.    Kemungkinan tersedak kecil karena bentuk payudara yang sedemikian rupa
Ekonomis, praktis (dapat diberikan kapan saja dan dimana saja)
h.    Tidak akan pernah basi (mempunyai suhu yang tepat).
i.      Mudah dicerna oleh bayi (tidak memberatkan fungsi saluran cerna dan ginjal)

4.    Manfaat ASI
a.    Bagi bayi
1)        Membantu bayi memulai kehidupannya dengan baik.
2)        Kolostrum/susu jolong/susu pertama mengandung antibodi yang kuat untuk mencegah infeksi
3)        ASI mudah dicerna oleh bayi
4)        Kalori dari ASI memenuhi kebutuhan bayi sampai usia enam bulan
5)        Komposisi sesuai kebutuhan bayi
6)        Perkembangan psikomotorik bayi lebih cepat
7)        Menunjang perkembangan penglihatan
8)        Memperkuat ikatan bathin antara ibu dan anak
b.    Bagi Ibu
1)        Pemberian ASI selama beberapa hari pertama membuat rahim berkontraksi dan cepat memperlambat perdarahan.
2)        Mempercepat penurunan berat badan
3)        Ibu menyusui yang haidnya belum muncul kecil kemungkinan untuk hamil kembali (menunda kesuburan)
4)        Penting bagi ibu untuk mencurahkan kasih sayangnya kepada bayi
5)        Mengurangi kemungkinan kanker payudara dan ovarium
6)        Mencegah anemia defisiensi zat besi
c.    Bagi keluarga
1)        Mudah dalam proses pemberiannya (tidak perlu persiapan khusus)
2)        Mengurangi biaya rumah tangga
3)        Bayi yang mendapat ASI jarang sakit, sehingga dapat menghemat biaya untuk berobat
d.   Bagi Negara
1)        Penghematan untuk subsidi anak sakit dan pemakaian obat-obatan
2)        Penghematan devisa dalam hal pembelian susu formula dan perlengkapan menyusui
3)        ASI selalu bersih dan bebas hama yang menyebabkan infeksi.
4)        Mendapatkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas

5.    Hal Hal Yang Mempengaruhi Produksi Asi
a.    Makanan Ibu
Apabila ibu makan secara teratur, cukup mengandung gizi yang dibutuhkan akan membanu terbentuknya ASI. Makanan ibu harus memenuhi jamlah kalori, protein, lemak, vitamin, serta mineral, selain itu minum lebih banyak dari biasanya 8-12 gelas sehari. Bahan makanan yang dibatasi untuk ibu menyusui adalah yang merangsang seperti cabe, merica, kopi, alkohol. Bahan makanan yang membuat kembung seperti ubi, kol, sawi, dan bawang serta bahan makanan yang banyak mengandung gula. Tidak disarankan untuk minum jamu setelah melahirkan. Yang penting tidak ada makanan pantangan untuk ibu menyusui.
b.    Ketenangan jiwa dan pikiran
Faktor kejiwaan akan mempengaruhi produksi ASI misalnya perasaan yang tertekan, sedih, kurang percaya diri, dan berbagai ketegangan jiwa. Volume ASI akan menurun bahkan tidak ada sama sekali.
c.    Penggunaan alat konrasepsi
Penurunan produksi ASI biasanya terjadi pada ibu yang menggunakan kontrasepsi Pil
d.   Perawatan payudara
Perawatan payudara harus dimulai sejak masa kehamilan sehingga akan memperbanyak dan memperlancar produksi ASI
e.    Pola menyusui bayi
Menyusui bayi setiap 2 jam, siang, dan malam hari, sementara hal ini akan menambah ketersediaan ASI (menyusui selama 10-15 menit di setiap payudara). Bangunkan bayi jika sudah waktunya untuk disusui. Berikan hanya ASI pada bayi bukan makanan tambahan lainnya.

6.    Cara Mengetahui Apabila Bayi Cukup Memperoleh Asi
Ibu yang memberikan ASI pada bayinya kadang-kadang tidak mengetahui apakah ASI yang diberikannya cukup atau tidak. Cara untuk mengetahuinya adalah melakukan penimbangan pada bayi setiap bulan. Cara yang lain adalah dengan mengamati tanda-tanda sebagai berikut :
a.    Bayi tampak puas dan tertidur lelap setelah menyusu
b.    Ibu merasakan payudaranya ada perubahan, tegang dan merasakan aliran deras saat menyusui
c.    Setelah menyusui, payudara ibu akan kosong.















DAFTAR PUSTAKA

Manuaba, Ida Bagus Gde. 2010. Ilmu kebidanan, Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana untuk Pendidikan Bidan. Jakarta : EGC.

Prawirohardjo, Sarwono. 2011. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Saifuddin, Abdul Bari. 2001. Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal, Jakarta : JPNKR-POG



































No comments:

Post a Comment