SATUAN ACARA PENYULUHAN
Pokok bahasan : Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat ( PHBS )
Hari / Tanggal : Kamis, 3 Desember 2015
Pukul : 08.00 – 08.30
WIB
Sasaran : Audien
A.
Latar
Belakang
Pembangunan
kesehatan bertujuan meningkatkan kesadaran, kemampuan dan kemauan hidup sehat
bagi setiap penduduk agar dapat mewujudkan derajat kesehatan yang
setinggi-tingginya. Masyarakat diharapkan mampu berperan sebagai pelaku
pembangunan kesehatan dalam menjaga, memelihara dan meningkatkan derajat
kesehatannya sendiri serta berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan
masyarakat. Harapan tersebut dapat terwujud apabila masyarakat diberdayakan
sepenuhnya dengan sumber daya dimilikinya untuk dapat menerapkan PHBS dalam kehidupannya
sehari-hari, baik di rumah, di sekolah, di tempat kerja. Perilaku Hidup Bersih
dan Sehat (PHBS) yang harus dilakukan oleh setiap individu/keluarga/kelompok
sangat banyak, dimulai dari bangun tidur sampai dengan tidur kembali. Perilaku
Hidup Bersih dan Sehat adalah sekumpulan perilaku yang dipraktekkan atas dasar
kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang menjadikan individu/keluarga/kelompok
dapat menolong dirinya sendiri dalam bidang kesehatan dan berperan aktif dalam
mewujudkan derajat kesehatan masyarakat. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
merupakan salah satu pilar kesehatan yang menjadi salah satu program dari
puskesmas.
B.
Tujuan
1. Tujuan Umum
Setelah mengikuti penyuluhan
diharapkan audien di puskesmas mandiangin dapat memahami tentang Perilaku Hidup
Bersih Dan Sehat.
2. Tujuan Khusus
Setelah mengikuti penyuluhan
diharapkan audien dapat :
a.
Memahami tentang Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat
(PHBS)
b.
Memahami Ciri-Ciri Rumah Sehat
c.
Memahami Indikator Dalam Perilaku Hidup Bersih
dan Sehat
d.
Memahami Tujuan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
Di Masyarakat
e.
Memahami Manfaat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
C. Pelaksanaan
Kegiatan.
a.
Topik.
Penyuluhan
kesehatan tentang Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat ( PHBS ).
b.
Sasaran
Audien
di Puskesmas Mandiangin Koto Selayan Bukittinggi.
c.
Materi (Terlampir)
d.
Metode
1. Ceramah.
2. Tanya jawab.
3. Diskusi.
e. Media dan alat.
1. Banner
2. Leaflet
f. Waktu
dan Tempat.
Hari/tanggal : Kamis, 26 November 2015
Jam : 08.00 – 08.30 WIB.
Tempat : Puskesmas Mandiangin Koto Selayan Bukittinggi
g. Pengorganisasian.
1. Moderator : Pipi Maya Kartika
2. Presenter : Ayu Amelia Parsya
3. Observer : Fuadil Ulum
4. Fasilitator : 1. M.
Rahmadani
2. Nining Arnita G.N
3. Fika Agnofia
h.
Uraian
Tugas
1. Moderator
, berperan sebagai :
· Membuka
acara
· Memperkenalkan
diri dan anggota, pembimbing klinik dan akademik
· Menyampaikan
tujuan dari penyuluhan
· Menutup
acara
2. Penyaji,
berperan sebagai :
· Membaca
isi penyuluhan
· Memberikan
dan menjawab pertanyaan
· Menyimpulkan
hasil penyuluhan
· Melaksanakan
evaluasi
3.
Observer, berperan sebagai :
·
Mengamati jalannya proses kegiatan
·
Membuat laporan hasil penyuluhan
4.
Fasilitator, berperan sebagai :
·
Memotivasi audien
agar berperan aktif
·
Mempersiapkan alat dan media yang dibutuhkan
i.
Setting Tempat.
: audien
Kegiatan Penyuluhan.
|
No.
|
Waktu |
Kegiatan Penyuluhan
|
Kegiatan Audien
|
|
1.
|
5 menit
|
Pembukaan
|
|
|
|
|
-
Mengucapkan salam
-
Memperkenalkan mahasiswa
dan
pembimbing
-
Menjelaskan tujuan
-
Menjelaskan kontrak waktu
|
- Memperhatikan
- Memperhatikan
- Memperhatikan
- Memperhatikan
|
|
2.
|
15 menit
|
Materi
|
|
|
|
|
- Menggali
pengetahuan audien tentang pengertian Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS)
- Memberi
reinforcement positif atas jawaban audien.
- Meluruskan
konsep tentang pengertian Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS)
- Menggali
pengetahuan audien tentang Ciri-Ciri Rumah Sehat
- Memberi
reinforcement positif atas jawaban audien.
- Meluruskan
konsep tentang Ciri-Ciri Rumah Sehat
- Menggali
pengetahuan audien tentang Indikator Dalam Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
- Memberi
reinforcement positif atas jawaban audien.
- Meluruskan
konsep tentang Indikator Dalam Perilaku Hidup Bersih dan
Sehat
- Menggali
pengetahuan audien Tujuan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Di Masyarakat
- Memberi
reinforcement positif terhadap jawaban audien.
- Meluruskan
konsep tentang Tujuan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Di Masyarakat
- Menggali
pengetahuan audien Manfaat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
- Memberi
reinforcement positif terhadap jawaban audien.
-
Meluruskan
pengetahuan tentang Manfaat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
|
-
Mengemukakan pendapat.
- Memperhatikan
- Memperhatikan
- Mengemukakan
pendapat
- Memperhatikan
- Memperhatikan.
- Mengemukakan
pendapat
- Memperhatikan
-
Memperhatikan
- Mengemukakan
pendapat
- Memperhatikan
- Memperhatikan
- Mengemukakan
pendapat
- Memperhatikan
- Memperhatikan
|
|
3.
|
5 Menit
|
Evaluasi
|
|
|
|
|
o
Menanyakan sejauh mana audien memahami
tentang materi yang telah diberikan
o
Memberi kesempatan kepada audien untuk
bertanya
o
Menyimpulkan inti dari penyuluhan
|
-
Mengemukakan pendapat
-
Bertanya
-
Memperhatikan
|
|
3.
|
5 menit
|
Penutup
|
|
|
|
|
o Menyampaikan terima kasih atas perhatian dan waktu yang telah diberikan
kepada audien
o Mengucapkan salam
|
- Menjawab
salam
|
D. Kriteria
Evaluasi.
1.
Evaluasi Struktur
a.
Audien diharapkan menghadap ke arah mahasiswa.
b.
Audien turut serta dalam kegiatan.
c.
Tempat
dan media serta alat penyuluhan sesuai rencana.
2.
Evaluasi Proses
a.
Audien antusiasi terhadap materi penyuluhan
b.
Audien tidak meninggalkan tempat penyuluhan.
c.
Audien mengajukan dan menjawab pertanyaan secara
benar.
E.
Evaluasi Hasil.
Setelah
penyuluhan diharapkan :
a. 75%
audien mampu menyebutkan tentang pengertian Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat
(PHBS)
b. 75%
audien mampu menyebutkan Ciri-Ciri Rumah Sehat
c. 75%
audien mampu menyebutkan Indikator Dalam Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
d. 75%
audien mampu menyebutkan Tujuan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Di Masyarakat
e. 75%
audien mampu menyebutkan Manfaat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
Lampiran Materi
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT ( PHBS )
A. Definisi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS)
Perilaku Sehat adalah pengetahuan, sikap, dan
tindakan proaktif untuk memelihara dan mencegah resiko terjadinya penyakit,
melindungi diri dari ancaman penyakit, serta berperan aktif dalam Gerakan
Kesehatan Masyarakat (Depkes, 2008).
Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) adalah semua
perilaku yang dilakukan atas kesadaran sehingga anggota keluarga atau keluarga
dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam
kegiatan-kegiatan kesehatan dimasyarakat (Depkes, 2008).
Perilaku Hidup Berih Dan Sehat (PBHS) adalah sebagai
wujud operasional promosi kesehatan merupakan dalam upaya mengajak, mendorong
kemandirian masyarakat berperilaku hidup bersih dan sehat (Ekasari, 2008).
Berdasarkan beberapa defenisi PHBS adalah upaya
untuk mewujudkan kesehatan anggota keluarga agar tahu, mau dan mampu melaksakan
perilaku hidup bersih dan sehat.
Beberapa penyakit yang ditimbulkan oleh sanitasi
yang kurang baik serta pembuangan sampah dan air limbah yang kurang baik
diantaranya adalah:
1.
Diare
2.
Demam berdarah
3.
Disentri
4.
Hepatitis A
5.
Kolera
6.
Tiphus
7.
Cacingan
8.
Malaria
B. Ciri-Ciri Rumah Sehat
Ada 5 ciri-ciri rumah sehat menurut Notoadmodjo
(2007) sebagai berikut:
1.
Bahan bangunan
Bahan bangunan terbuat dari lantai ubin atau semen, dinding terbuat dari
tembok, atap rumah terbuat dari genteng atau seng.
2.
Ventilasi
Ventilasi rumah mempunyai banyak fungsi yaitu untuk menjaga agar aliran
udara dalam rumah tersebut tetap segar, untuk membebaskan udara ruangan dari
bakteri-bakteri, untuk menjaga agar ruangan rumah selalu tetap dalam kelembaban
yang optimum.
3.
Cahaya
Rumah yang sehat memerlukan cahaya yang cukup, tidak kurang dan
tidak terlalu banyak.
4.
Luas bangunan rumah
Luas lantai bangunan rumah sehat harus cukup untuk penghuni di dalamnya,
artinya luas lantai bangunan tersebut harus disesuaikan dengan jumlah
penghuninya.
5.
Fasilitas-fasilitas dalam rumah sehat
Rumah yang sehat harus mempunyai fasilitas-fasilitas yaitu penyediaan air
bersih yang cukup, pembuangan tinja, pembuangan air limbah, pembuangan sampah,
fasilitas dapur, ruang berkumpul keluarga.
C. Indikator Dalam Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
1.
Pertolongan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan
Pertolongan persalinan pada ibu yang dilakukan oleh tenaga kesehatan
(dokter, bidan, paramedis lainnya) sebagai penolong pertama dalam proses
lahirnya janin bayi, pemotongan tali pusat dan keluarnya plasenta.
2.
Bayi diberi ASI Sejak Lahir sampai berusia 6 bulan
Bayi yang berumur 0-6 bulan yang mendapat ASI sejak lahir sampai umur 6
bulan tanpa makanan tambahan.
3.
Mempunyai Jaminan Pemeliharaan Kesehatan
Setiap pendudukmempunyai jenis pembiayaan pra-upaya seperti Askes,
Jamsostek/Astek, Asuransi Perusahaan/Kantor, dan Dana Sehat.
4.
Ketersediaan Air Bersih
Sumber air minum rumah tangga yang berasal dari sumber air dalam kemasan,
leding, pompa, sumur terlindung, serta mata air terlindung minimal berjarak 10
meter dari tempat penampungan kotoran atau limbah.
5.
Ketersediaaan Jamban
Rumah tangga menggunakan jamban leher angsa dengan tangki septik atau
lubang penampungan sebagai pembuangan akhir.
6.
Kesesuaian Luas Lantai Dengan Jumlah Penghuni
Luas lantai rumah yang ditempati dan digunakan untuk keperluan sehari-
hari dibagi dengan jumlah penghuni minimal 9 m².
7.
Lantai Rumah Bukan Dari Tanah
Lantai rumah yang digunakan dari permanen atau lantai papan (rumah
panggung).
8.
Makan Buah Dan Sayur Setiap Hari
Anggota keluarga yangberumur 15 tahun keatas mengkonsumsi sayur dan buah
dengan perimbangan minimal 2 porsi sayur dan 3 porsi buah atau sebaliknya 3
porsi sayur dan 2 porsi buah selama 7 hari dalam seminggu.
9.
Melakukan Aktivitas Fisik Setiap Hari
Anggota keluarga yang berumur 15 tahun keatas yang melakukan aktivitas
seperti olah raga selama 10 menit, setiap hari minimal 5 hari dalam satu
minggu.
10. Tidak Merokok di Dalam
Rumah
Anggota keluarga yangberumur 15 tahun ke atas tidak ada yang merokok
didalam rumah setiap hari/kadang-kadang.
D. Tujuan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Di
Masyarakat
Menurut Ekasari, dkk (2008) Tujuan perilaku hidup
bersih dan sehat di masyarakat sebagai berikut:
1.
Masyarakat mampu mengupayakan lingkungan sehat
2.
Masyarakat mampu mencegah dan mangatasi masalah-masalah kesehatan
yang dihadapinya
3.
Masyarakat memanfaatkan pelayanan kesehatan yang ada untuk penyembuhan
penyakit dan peningkatan kesehatannya.
4.
Masyarakat mampu mengembangkan Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat untuk
pencapaian PHBS di rumah tangga, seperti penyelenggaraan posyandu, jaminan
pemeliharaan kesehatan, tabungan ibu bersalin dan sosial ibu bersalin, ambulan
desa, kelompok
5.
Pemakaian air dan pembersihan jamban.
E. Manfaat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
Menurut Ekasari, dkk (2008) Manfaat Perilaku Hidup
Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai berikut:
1.
Setiap rumah tangga meningkat kesehatannya dan tidak mudah sakit.
2.
Anak tumbuh sehat dan cerdas.
3.
Produktivitas kerja anggota keluarga meningkat.
4.
Pengeluaran biaya rumah tangga dapat dialihkan untuk pemenuhan gizi
keluarga, biaya pendidikan dan modal usaha untuk peningkatan pendapatan
keluarga.
KESIMPULAN
PHBS
(Perilaku Hidup Bersih Sehat) adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan
atas kesadaran, sehingga keluarga beserta semua yang ada di dalamnya dapat
menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam
kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat.
Kesehatan
lingkungan adalah hubungan timbal balik antara manusia dan lingkungan yang
berakibat atau mempengaruhi derajat kesehatan manusia.
PHBS
kesehatan lingkungan adalah perilaku kesehatan yang menciptakan hubungan antara
manusia dan lingkungannya yang berakibat mempengaruhi derajat kesehatan
manusia.
Indikator
kesehatan lingkungan :
1.
Perumahan bersih dan sehat
2.
Penyediaan air bersih
3.
Penanganan air limbah
4.
Penanganan sampah
5.
Pembuangan kotoran manusia (Tinja)
PHBS
Kesehatan Lingkungan di Indonesia masih diirasakan belum memenuhi kebutuhan
sanitasi dasar, yaitu sanitasi minimal yang diperlukan agar dapat memenuhi
criteria kesehatan pemukiman.
DAFTAR PUSTAKA
Direktorat Kesehatan Jiwa Masyarakat (2001). Buku
Pedoman Umum Tim Pembina, Tim Pengarah & Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa.
Direproduksi oleh Proyek Peningkatan Kesehatan Khusus APBD 2002.
http://abahjack.com/rmah-sehat-dalam-lingkungan-yang-sehat.html#more-13
http://www.asho-aceh.org/artikel/Training%20module-HEALTH%20PLAN/PHBS.ppt.
Mukono.2000. Prinsip Dasar Kesehatan Lingkungan.
Surabaya
Soemirat, Juli.2004. Kesehatan Lingkungan.Yogyakarta
: Gajah Mada University Pres
Sumijatun, et al.2005. Konsep Dasar Keperawatan
Komunitas. Jakarta : EGC.
No comments:
Post a Comment